Glukoneogenesis

Revision as of 19:42, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Glukoneogenesis adalah proses metabolisme di mana glukosa dibentuk dari substrat non-karbohidrat, seperti asam amino, laktat, dan gliserol. Proses ini sangat penting dalam menjaga kadar glukosa darah selama masa puasa, kelaparan, atau aktivitas fisik yang intens ketika persediaan glikogen hati telah menipis. Glukoneogenesis terjadi terutama di hati dan, dalam porsi lebih kecil, di ginjal.

Mekanisme Glukoneogenesis

Proses glukoneogenesis melibatkan serangkaian reaksi enzimatik yang kompleks. Beberapa enzim kunci yang berperan antara lain piruvat karboksilase, fosfoenolpiruvat karboksikinase, dan glukosa-6-fosfatase. Proses ini pada dasarnya merupakan kebalikan dari glikolisis, meskipun tidak semua langkah reaksi adalah reversibel.

Peran dalam Homeostasis Glukosa

Glukoneogenesis membantu mempertahankan homeostasis glukosa dalam darah, terutama saat tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat dari makanan. Hal ini sangat penting untuk organ seperti otak dan eritrosit yang sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama.

Regulasi Glukoneogenesis

Aktivitas glukoneogenesis diatur oleh hormon seperti insulin dan glukagon. Insulin menekan proses ini, sementara glukagon dan kortisol dapat menstimulasi produksi glukosa baru saat dibutuhkan tubuh.