Penyakit yang Mempengaruhi Medula Spinalis

Revision as of 19:42, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Medula spinalis dapat dipengaruhi oleh berbagai penyakit yang mengganggu fungsi normalnya. Penyakit-penyakit tersebut dapat bersifat akut maupun kronis, dan seringkali menimbulkan dampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya.

Infeksi dan Inflamasi

Beberapa infeksi seperti meningitis, mielitis, dan poliomielitis dapat menyerang medula spinalis. Infeksi ini biasanya menyebabkan peradangan yang bisa berujung pada kerusakan permanen jika tidak ditangani dengan baik.

Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif seperti sklerosis multipel dan atrofi otot spinal juga dapat memengaruhi medula spinalis. Kondisi ini menyebabkan penurunan fungsi saraf secara bertahap sehingga memengaruhi kemampuan bergerak dan merasakan rangsangan.

Tumor dan Kelainan Lain

Tumor, baik yang bersifat jinak maupun ganas, dapat tumbuh di dalam atau sekitar medula spinalis. Selain itu, kelainan bawaan seperti spina bifida juga dapat menyebabkan gangguan pada struktur dan fungsi medula spinalis sejak lahir.