Folikel pada Sistem Reproduksi Pria

Revision as of 19:34, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Folikel tidak hanya ditemukan pada sistem reproduksi wanita, tetapi juga memiliki peranan pada sistem reproduksi pria, meskipun dalam bentuk dan fungsi yang berbeda. Pada pria, istilah "folikel" lebih sering dikaitkan dengan struktur di dalam testis yang mendukung produksi sperma.

Struktur Folikel di Testis

Di dalam testis, terdapat struktur yang disebut tubulus seminiferus, yang kadang disebut juga sebagai folikel seminiferus. Tubulus ini merupakan tempat berlangsungnya spermatogenesis, yaitu pembentukan dan pematangan sel sperma.

Fungsi Folikel dalam Spermatogenesis

Folikel di testis berfungsi sebagai lingkungan mikro yang mendukung perkembangan dan pematangan spermatozoa. Sel-sel Sertoli di dalam tubulus memberikan nutrisi dan perlindungan bagi sperma yang sedang berkembang.

Gangguan pada Folikel Testis

Kerusakan atau gangguan pada folikel testis dapat menyebabkan infertilitas pada pria. Pemeriksaan kesehatan reproduksi secara berkala sangat disarankan untuk mendeteksi dan menangani masalah sejak dini.