Fagositosis tidak hanya terjadi pada sel-sel sistem imun hewan, tetapi juga ditemukan pada organisme bersel satu seperti Amoeba. Amoeba menggunakan fagositosis sebagai cara utama untuk memperoleh nutrisi dengan menelan partikel makanan, bakteri, dan organisme kecil lainnya di lingkungannya.
Proses Fagositosis pada Amoeba
Amoeba bergerak menuju mangsanya dengan menggunakan pseudopodia. Setelah mangsa terperangkap, amoeba membungkusnya dengan membran sel dan membentuk fagosom, yang kemudian dicerna oleh enzim dari vakuola makanan.
Peran dalam Ekosistem
Melalui fagositosis, amoeba berperan penting dalam rantai makanan mikroorganisme dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Mereka juga dapat memakan bakteri patogen sehingga membantu membersihkan lingkungan.
Studi Fagositosis pada Amoeba
Amoeba sering digunakan sebagai model penelitian dalam mempelajari proses fagositosis karena kemudahan pengamatan dan kemiripan mekanisme dengan fagositosis pada sel imun hewan.