Perkembangan Epiglottis pada Manusia

Revision as of 19:30, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Epiglottis mengalami perubahan signifikan selama pertumbuhan dan perkembangan manusia, mulai dari janin hingga dewasa. Perkembangan epiglottis sangat penting untuk memastikan fungsi menelan yang aman dan efektif.

Epiglottis pada Bayi dan Anak

Pada bayi, posisi epiglottis relatif lebih tinggi di dalam laring, sehingga memungkinkan mereka untuk bernapas dan menelan secara bersamaan. Seiring bertambahnya usia, epiglottis akan turun ke posisi yang lebih rendah.

Perubahan Selama Masa Pertumbuhan

Perubahan posisi dan struktur epiglottis berhubungan erat dengan perubahan anatomi laring serta perkembangan kemampuan bicara dan menelan. Adaptasi ini membantu meminimalkan risiko tersedak pada anak-anak.

Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan

Beberapa faktor seperti kelainan kongenital, malformasi, atau infeksi dapat memengaruhi perkembangan epiglottis. Pemeriksaan dini oleh dokter spesialis THT sangat penting untuk mendeteksi gangguan pada epiglottis sejak usia dini.