Endoskeleton adalah struktur penyangga internal yang ditemukan pada berbagai kelompok hewan, terutama pada vertebrata seperti manusia, ikan, burung, dan mamalia. Berbeda dengan eksoskeleton yang terletak di luar tubuh, endoskeleton membentuk kerangka di dalam tubuh sehingga memberi dukungan, perlindungan organ dalam, serta memungkinkan gerakan yang lebih fleksibel. Endoskeleton juga berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
Komponen Endoskeleton
Endoskeleton terdiri dari jaringan keras seperti tulang dan kartilago (tulang rawan). Pada manusia, tulang membentuk kerangka yang terdiri dari lebih dari 200 buah tulang dengan berbagai bentuk dan fungsi. Kartilago biasanya ditemukan pada persendian, hidung, dan telinga sebagai bantalan atau pemberi bentuk.
Fungsi Endoskeleton
Selain sebagai penopang tubuh, endoskeleton juga melindungi organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru. Struktur ini menjadi tempat melekatnya otot-otot rangka, sehingga memungkinkan terjadinya gerakan. Selain itu, endoskeleton berfungsi sebagai tempat penyimpanan mineral dan tempat pembentukan sel darah pada sumsum tulang.
Evolusi Endoskeleton
Endoskeleton mengalami perkembangan yang kompleks selama evolusi hewan. Mulai dari struktur sederhana pada hewan purba hingga sistem kerangka yang sangat kompleks pada mamalia dan burung. Evolusi ini memberikan keuntungan adaptasi terhadap lingkungan dan pola hidup yang berbeda-beda.