Gangguan pada Diploid: Aneuploidy

Revision as of 10:45, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Kondisi normal diploid dapat terganggu akibat kesalahan selama pembelahan sel, yang menyebabkan aneuploidy. Aneuploidy adalah kondisi di mana jumlah kromosom tidak sesuai dengan kelipatan normal dari set diploid.

Penyebab Aneuploidy

Aneuploidy dapat terjadi akibat nondisjunction, yaitu kegagalan kromosom untuk berpisah secara benar selama meiosis atau mitosis. Hal ini menyebabkan sel anak memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom.

Contoh Gangguan Aneuploidy

Beberapa contoh aneuploidy pada manusia antara lain sindrom Down (trisomi 21), sindrom Turner, dan sindrom Klinefelter. Kondisi ini berdampak pada kesehatan dan perkembangan individu.

Pencegahan dan Deteksi

Pemeriksaan genetik pralahir dapat mendeteksi adanya aneuploidy. Penelitian terkait gangguan diploid dan aneuploidy terus dilakukan untuk memahami mekanismenya dan mencari solusi medis.