Dimorfisme warna adalah perbedaan pola warna antara individu dalam satu spesies, baik berdasarkan jenis kelamin, usia, maupun musim. Fenomena ini sangat umum pada burung, ikan, dan serangga. Perbedaan warna sering kali berkaitan dengan fungsi komunikasi, perlindungan, atau reproduksi.
Fungsi Dimorfisme Warna
Pada burung, warna cerah pada pejantan sering digunakan untuk menarik perhatian betina. Pada beberapa serangga, perbedaan warna membantu dalam kamuflase atau memperingatkan predator tentang toksisitas.
Faktor Genetik dan Lingkungan
Dimorfisme warna dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, hormon, dan lingkungan seperti cahaya dan suhu. Interaksi antara faktor-faktor ini menghasilkan variasi warna yang luas dalam satu spesies.
Contoh pada Hewan dan Tumbuhan
Pada ikan guppy, jantan memiliki warna yang lebih mencolok dibandingkan betina. Pada beberapa tumbuhan, bunga jantan dan betina memiliki warna kelopak yang berbeda untuk menarik jenis penyerbuk tertentu.