Lompat ke isi

Apoptosis

Dari Wiki Berbudi
Revisi sejak 30 Juli 2025 10.34 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Apoptosis adalah proses kematian sel terprogram yang terjadi secara alami dalam organisme multiseluler. Proses ini merupakan bagian penting dari perkembangan dan pemeliharaan homeostasis pada jaringan. Apoptosis berbeda dengan nekrosis, yang merupakan kematian sel akibat cedera atau gangguan eksternal. Melalui apoptosis, tubuh dapat mengeliminasi sel-sel yang sudah tidak diperlukan atau berpotensi membahayakan.

Mekanisme Apoptosis

Proses apoptosis melibatkan serangkaian sinyal molekuler yang mengaktifkan enzim-enzim tertentu, seperti kasfase. Enzim ini akan memecah komponen sel, sehingga sel akan terfragmentasi menjadi bagian-bagian kecil yang disebut badan apoptotik. Badan ini kemudian akan ditelan oleh sel fagosit tanpa menimbulkan reaksi inflamasi.

Fungsi dalam Tubuh

Apoptosis berperan penting dalam perkembangan embrionik, misalnya dalam pembentukan jari-jari tangan dan kaki. Selain itu, apoptosis juga membantu menghilangkan sel-sel yang mengalami kerusakan DNA atau mengalami mutasi, sehingga mencegah terjadinya kanker.

Hubungan dengan Penyakit

Gangguan pada regulasi apoptosis dapat menyebabkan berbagai penyakit. Jika apoptosis berkurang, dapat terjadi pertumbuhan sel abnormal seperti pada kanker. Sebaliknya, jika apoptosis berlebihan, dapat menyebabkan penyakit degeneratif seperti Alzheimer.