Amnion yang sehat sangat penting untuk kelangsungan kehamilan dan perkembangan janin. Namun, berbagai gangguan atau penyakit dapat mempengaruhi struktur dan fungsi amnion, berdampak pada kesehatan ibu dan janin.
Oligohidramnion dan Polihidramnion
Oligohidramnion adalah kondisi ketika volume cairan amnion terlalu sedikit, yang dapat disebabkan oleh kelainan pada ginjal janin atau pecahnya membran amnion. Sebaliknya, polihidramnion terjadi jika cairan amnion berlebihan, sering terkait dengan kelainan saluran pencernaan janin atau diabetes pada ibu.
Infeksi dan Inflamasi Amnion
Infeksi membran amnion, yang dikenal sebagai amnionitis, dapat membahayakan janin dengan meningkatkan risiko kelahiran prematur atau sepsis. Inflamasi juga dapat menyebabkan pelepasan membran sebelum waktunya, sehingga diperlukan penanganan medis segera.
Abnormalitas Struktural dan Konsekuensinya
Abnormalitas struktural amnion, seperti adanya amniotic band (pita amnion), dapat menyebabkan kelainan pada anggota tubuh janin. Deteksi dini melalui pemeriksaan ultrasonografi sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.