Peran Adiposit dalam Metabolisme Energi

Revision as of 10:29, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Adiposit memainkan peran sentral dalam regulasi metabolisme energi tubuh manusia. Sel ini bertindak sebagai gudang utama penyimpanan lemak yang akan digunakan saat tubuh membutuhkan energi tambahan. Selain itu, adiposit juga berfungsi sebagai pengatur keseimbangan energi melalui produksi berbagai molekul sinyal.

Penyimpanan dan Mobilisasi Lemak

Adiposit menyimpan asam lemak dalam bentuk trigliserida selama kelebihan asupan energi, dan melepaskannya kembali ke aliran darah saat tubuh membutuhkan energi. Proses pelepasan ini dikenal sebagai lipolisis, sedangkan penyimpanan disebut lipogenesis.

Sekresi Hormon dan Sinyal Metabolik

Selain fungsinya sebagai tempat penyimpanan lemak, adiposit juga menghasilkan hormon seperti leptin, adiponektin, dan resistin. Hormon-hormon ini berperan dalam mengatur nafsu makan, sensitivitas insulin, dan proses inflamasi. Dengan demikian, adiposit tidak hanya pasif dalam metabolisme, tetapi juga aktif mengatur berbagai proses metabolik.

Implikasi pada Penyakit Metabolik

Gangguan pada fungsi adiposit, seperti resistensi leptin atau gangguan sekresi adipokine, dapat menyebabkan masalah metabolik seperti diabetes tipe 2, obesitas, dan sindrom metabolik. Penelitian mengenai peran adiposit dalam metabolisme energi penting untuk pengembangan terapi penyakit-penyakit tersebut.