Lompat ke isi

Asidosis Metabolik

Dari Wiki Berbudi
Revisi sejak 30 Juli 2025 10.28 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asidosis metabolik adalah salah satu jenis asidosis yang terjadi akibat kelebihan produksi asam oleh tubuh atau kehilangan zat basa secara berlebihan. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan keseimbangan asam-basa dalam darah, yang berdampak pada berbagai fungsi tubuh. Asidosis metabolik sering dijumpai dalam praktek klinis dan memerlukan penanganan segera.

Penyebab Asidosis Metabolik

Berbagai kondisi dapat menyebabkan asidosis metabolik, di antaranya diabetes melitus yang tidak terkontrol (ketoasidosis diabetik), diare berat yang menyebabkan kehilangan bikarbonat, gagal ginjal, dan konsumsi zat beracun seperti metanol atau etilen glikol. Penyebab-penyebab ini dapat mengganggu mekanisme tubuh dalam menjaga keseimbangan pH.

Gejala dan Diagnosis

Gejala asidosis metabolik bisa berupa napas cepat (Kussmaul breathing), lemas, mual, muntah, dan kebingungan. Untuk mendiagnosis asidosis metabolik, dokter biasanya melakukan pemeriksaan analisis gas darah arteri, mengukur pH, tekanan karbon dioksida, dan kadar bikarbonat dalam darah.

Penanganan dan Prognosis

Penanganan asidosis metabolik bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Koreksi asidosis dilakukan dengan mengatasi sumber masalah, seperti pemberian insulin pada ketoasidosis diabetik atau cairan infus pada dehidrasi berat. Prognosis umumnya baik jika penyebabnya segera diidentifikasi dan diobati.