Risiko dalam Yield Farming

Revision as of 09:20, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Yield farming menawarkan potensi keuntungan besar, namun juga disertai berbagai risiko yang harus diperhatikan oleh para pelaku DeFi. Pemahaman yang baik tentang risiko ini sangat penting untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan.

Risiko Smart Contract

Salah satu risiko utama adalah bug atau kerentanan pada smart contract yang digunakan oleh protokol DeFi. Serangan seperti flash loan attack atau eksploitasi kode dapat menyebabkan hilangnya dana secara tiba-tiba.

Volatilitas Harga Token

Harga token insentif atau aset yang disimpan dalam pool sangat fluktuatif. Penurunan harga yang tajam dapat menyebabkan kerugian besar bagi penyedia likuiditas, terutama jika mereka menarik dana saat harga rendah.

Risiko Regulasi

Selain risiko teknis dan pasar, terdapat juga risiko regulasi. Pemerintah di berbagai negara mulai memperhatikan aktivitas DeFi dan yield farming, yang dapat berdampak pada operasional platform serta keamanan pengguna.