Hujan dapat dikategorikan berdasarkan proses pembentukannya di atmosfer. Setiap jenis hujan memiliki karakteristik yang berbeda-beda tergantung pada faktor pemicu dan kondisi alam sekitar. Pengetahuan mengenai jenis-jenis hujan ini penting dalam studi meteorologi.
Hujan Orografis
Hujan orografis terjadi ketika udara lembap naik ke pegunungan dan mengalami kondensasi akibat pendinginan. Hujan ini umum terjadi di daerah dengan topografi berbukit atau pegunungan.
Hujan Konvektif
Hujan konvektif diakibatkan oleh pemanasan permukaan bumi yang menyebabkan udara panas naik dengan cepat. Proses ini sering terjadi di daerah tropis dan menghasilkan hujan dengan intensitas tinggi namun durasi singkat.
Hujan Frontal
Hujan frontal terjadi akibat pertemuan dua massa udara berbeda suhu. Udara hangat terdorong ke atas oleh massa udara dingin, sehingga terjadi kondensasi dan hujan.