Sifat Kimia Logam

Revision as of 09:03, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Sifat kimia logam adalah karakteristik yang berkaitan dengan reaksi kimia dan kecenderungan logam untuk membentuk senyawa. Logam umumnya memiliki kecenderungan untuk melepaskan elektron dan membentuk kation dalam reaksi kimia, sehingga sering disebut sebagai reduktor.

Reaktivitas Logam

Tingkat reaktivitas logam bervariasi, tergantung pada jenis logam. Logam alkali seperti natrium sangat reaktif, bahkan dapat bereaksi hebat dengan air. Sebaliknya, logam mulia seperti emas sangat stabil dan tidak mudah bereaksi dengan unsur lain.

Pembentukan Senyawa Logam

Logam dapat membentuk berbagai jenis senyawa, seperti oksida, sulfida, dan halida. Reaksi antara logam dengan oksigen menghasilkan oksida logam yang sering ditemukan di alam. Beberapa logam juga dapat membentuk paduan dengan logam lain.

Korosi dan Perlindungan Logam

Salah satu sifat kimia penting logam adalah kecenderungannya mengalami korosi, terutama pada logam besi yang mudah berkarat. Untuk melindungi logam dari korosi, sering digunakan pelapis seperti cat, galvanisasi, atau paduan tahan karat.