Prinsip kerja ultrasonik didasarkan pada pemanfaatan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang dipancarkan dan diterima oleh perangkat khusus. Gelombang ini dapat menembus berbagai media dan memantul kembali saat mengenai objek atau batas antar material yang berbeda. Perubahan waktu tempuh dan intensitas gelombang pantul digunakan untuk memperoleh informasi tentang karakteristik objek atau medium yang dilalui.
Pemancaran dan Penerimaan Gelombang
Gelombang ultrasonik dihasilkan oleh transduser ultrasonik, yang mengubah energi listrik menjadi getaran mekanik berfrekuensi tinggi. Transduser juga berfungsi sebagai penerima gelombang pantul yang kembali setelah mengenai objek.
Analisis Data Gelombang Ultrasonik
Informasi yang diperoleh dari gelombang pantul diolah menggunakan peralatan elektronik untuk menghasilkan data kuantitatif atau citra visual. Proses ini penting dalam aplikasi seperti pencitraan medis dan non-destruktive testing (NDT).
Tantangan dalam Penggunaan
Penggunaan ultrasonik membutuhkan penyesuaian frekuensi dan intensitas gelombang sesuai dengan medium dan tujuan aplikasi. Hambatan terbesar adalah gangguan dari media perantara dan keterbatasan dalam menembus material yang sangat padat atau tidak homogen.