Lompat ke isi

Transfer Gen Horizontal dan Resistensi Antibiotik

Dari Wiki Berbudi
Revisi sejak 30 Juli 2025 05.26 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Transfer gen horizontal merupakan penyebab utama penyebaran resistensi antibiotik pada bakteri. Proses ini memungkinkan bakteri memperoleh gen resistensi dari sesama bakteri maupun spesies lain, sehingga mempercepat evolusi resistensi di lingkungan klinis maupun alam.

Mekanisme Penyebaran Resistensi

Gen resistensi antibiotik dapat dipindahkan melalui plasmid, transposon, maupun integron. Mekanisme transfer gen horizontal seperti konjugasi, transformasi, dan transduksi sangat efektif dalam menyebarkan gen-gen ini di antara populasi bakteri.

Dampak terhadap Kesehatan Masyarakat

Penyebaran cepat resistensi antibiotik menyebabkan munculnya superbug, yaitu bakteri yang resisten terhadap berbagai jenis antibiotik. Hal ini menjadi tantangan besar dalam pengobatan infeksi dan pengendalian penyakit menular di rumah sakit.

Upaya Pengendalian

Strategi pengendalian penyebaran resistensi meliputi pengurangan penggunaan antibiotik yang tidak rasional, pengembangan antibiotik baru, dan pemantauan transfer gen horizontal. Pemahaman proses ini sangat penting bagi epidemiologi dan kebijakan kesehatan global.