Metabolisme Sekunder pada Tumbuhan

Revision as of 05:25, 30 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Metabolisme sekunder pada tumbuhan adalah proses pembentukan senyawa kimia yang bukan merupakan bagian langsung dari pertumbuhan dan perkembangan. Senyawa metabolit sekunder memiliki peran penting dalam pertahanan diri, interaksi dengan organisme lain, dan adaptasi lingkungan. Contoh metabolit sekunder antara lain alkaloid, flavonoid, tanin, dan terpenoid.

Fungsi Metabolit Sekunder

Metabolit sekunder berfungsi sebagai senyawa pelindung dari herbivora, patogen, dan tekanan lingkungan lain. Beberapa senyawa juga berperan dalam menarik polinator atau mencegah pertumbuhan tanaman pesaing (alelopati).

Jalur Pembentukan Metabolit Sekunder

Metabolit sekunder disintesis melalui jalur metabolisme khusus seperti jalur mevalonat dan jalur shikimat. Proses ini dikendalikan oleh enzim-enzim spesifik dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

Pemanfaatan Metabolit Sekunder

Banyak metabolit sekunder yang dimanfaatkan manusia, misalnya sebagai obat, pewarna alami, dan pestisida nabati. Penelitian tentang metabolit sekunder terus berkembang untuk mendukung industri farmasi dan pertanian.