Histamin: Peran dalam Sistem Saraf dan Imun

Revisi sejak 30 Juli 2025 05.01 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Histamin lebih dikenal sebagai mediator reaksi alergi, tetapi juga merupakan neurotransmitter penting di otak. Zat ini berperan dalam pengaturan tidur, nafsu makan, dan respons imun tubuh. Histamin diproduksi oleh neuron histaminergik di hipotalamus.

Fungsi Histamin di Otak

Di otak, histamin berperan dalam mengatur siklus tidur-bangun, atensi, dan pembelajaran. Aktivitas neuron histaminergik meningkat saat seseorang terjaga dan menurun saat tidur.

Hubungan dengan Alergi dan Respons Imun

Histamin dilepaskan oleh sel mast selama reaksi alergi, menyebabkan gejala seperti gatal, bengkak, dan kemerahan. Di sistem saraf, histamin juga memengaruhi permeabilitas pembuluh darah dan kontraksi otot polos.

Pengaruh Obat Antihistamin

Obat antihistamin digunakan untuk mengurangi efek histamin, baik pada sistem saraf pusat maupun perifer. Beberapa antihistamin dapat menyebabkan kantuk karena memblokir reseptor histamin di otak.