Indikator Basa

Revision as of 23:11, 29 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Indikator basa adalah zat yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah suatu larutan bersifat basa. Indikator ini sangat penting dalam analisis kimia, baik di laboratorium maupun di lingkungan industri dan pendidikan.

Jenis-jenis Indikator

Beberapa indikator yang umum digunakan untuk menguji keberadaan basa adalah lakmus, fenolftalein, dan metil oranye. Indikator ini akan berubah warna saat bereaksi dengan larutan basa, memberikan petunjuk visual tentang tingkat kebasaan.

Cara Kerja Indikator

Indikator bekerja dengan bereaksi terhadap perubahan pH larutan. Misalnya, lakmus biru akan tetap biru dalam basa, sedangkan fenolftalein berubah warna menjadi merah muda pada pH basa. Perubahan warna ini disebabkan oleh perubahan struktur kimia indikator saat berinteraksi dengan ion hidroksida.

Penggunaan Indikator dalam Kehidupan Sehari-hari

Selain di laboratorium, indikator juga digunakan dalam berbagai aplikasi sehari-hari, seperti menguji kualitas air, mengontrol pH pada proses industri pangan, dan dalam pendidikan sains.