Peran Biopori dalam Pencegahan Banjir

Revision as of 23:07, 29 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering melanda kawasan perkotaan di Indonesia. Salah satu penyebab utama banjir adalah buruknya daya serap tanah akibat permukaan yang tertutup bangunan dan beton. Biopori hadir sebagai solusi efektif untuk meningkatkan infiltrasi air dan mengurangi risiko banjir.

Mekanisme Kerja Biopori

Dengan adanya lubang biopori, air hujan yang jatuh ke permukaan tanah dapat lebih cepat meresap ke dalam lapisan tanah. Lubang ini juga mencegah air mengalir bebas ke jalan atau saluran, sehingga mengurangi beban sistem drainase kota.

Implementasi di Kawasan Perkotaan

Penerapan biopori di perkotaan sudah terbukti efektif dalam mengurangi genangan air dan banjir. Program ini biasanya melibatkan pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam pembuatan ribuan lubang biopori di area publik maupun perumahan.

Dampak Jangka Panjang

Selain mencegah banjir, biopori juga meningkatkan cadangan air tanah dan memperbaiki ekosistem lokal. Program biopori yang berkelanjutan dapat menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan lestari.