Lompat ke isi

Reproduksi Pteridophyta

Dari Wiki Berbudi
Revisi sejak 25 Juli 2025 22.45 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tumbuhan paku atau Pteridophyta memiliki sistem reproduksi yang unik dan kompleks. Mereka tidak menghasilkan biji, melainkan berkembang biak melalui spora yang dihasilkan oleh sporofit.

Pembentukan Spora

Spora terbentuk di dalam struktur khusus yang disebut sporangium, yang biasanya terletak pada permukaan bawah daun paku. Sporangium sering berkumpul membentuk sorus pada daun sporofil.

Reproduksi Seksual

Setelah spora jatuh ke tanah, mereka tumbuh menjadi gametofit yang menghasilkan gamet jantan dan betina. Proses fertilisasi memerlukan air agar sperma dapat bergerak menuju ovum di arkegonium.

Reproduksi Vegetatif

Selain melalui spora, beberapa tumbuhan paku juga dapat bereproduksi secara vegetatif, misalnya dengan pemisahan rimpang. Cara ini memungkinkan tumbuhan paku berkembang biak dengan cepat di lingkungan yang sesuai.