Smart contract merupakan fondasi utama dalam berfungsinya Decentralized Autonomous Organization (DAO). Dengan menggunakan smart contract, DAO dapat menjalankan aturan dan prosedur secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Hal ini membuat DAO lebih efisien dan meminimalkan risiko kecurangan.
Fungsi Smart Contract
Smart contract dalam DAO digunakan untuk menangani hal-hal seperti voting, distribusi dana, hingga pembaruan aturan organisasi. Setiap tindakan yang dilakukan DAO akan terekam abadi di blockchain, sehingga mudah untuk diaudit dan diverifikasi oleh anggota komunitas.
Keamanan dan Risiko
Meskipun menawarkan banyak keunggulan, smart contract juga rentan terhadap bug atau celah keamanan. Sejarah mencatat peretasan "The DAO" pada tahun 2016 yang mengeksploitasi kelemahan smart contract di Ethereum. Oleh karena itu, audit kode secara berkala sangat penting untuk menjaga keandalan DAO.
Inovasi dalam Smart Contract
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, smart contract untuk DAO terus mengalami peningkatan baik dari segi fungsionalitas maupun keamanan. Penggunaan bahasa pemrograman seperti Solidity dan audit eksternal telah menjadi standar dalam pengembangan DAO modern.