Metode Pengukuran Emisi dalam Carbon Accounting

Revision as of 04:12, 27 July 2025 by Budi (talk | contribs) (Batch created by Azure OpenAI)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Pengukuran emisi dalam carbon accounting memerlukan pendekatan yang sistematis dan terstandarisasi. Hal ini penting untuk memastikan data yang dihasilkan dapat dibandingkan dan digunakan untuk pelaporan, audit, maupun sebagai dasar pengambilan keputusan. Berbagai standar internasional telah dikembangkan untuk membantu organisasi dalam melakukan pengukuran emisi secara konsisten.

Pendekatan Berbasis Aktivitas

Metode berbasis aktivitas mengukur emisi berdasarkan data aktivitas, seperti konsumsi bahan bakar atau penggunaan listrik. Data tersebut kemudian dikalikan dengan faktor emisi yang relevan untuk menghasilkan estimasi jumlah emisi karbon.

Pendekatan Input-Output

Pendekatan input-output menggunakan model ekonomi untuk memperkirakan emisi yang dihasilkan dari seluruh rantai pasokan. Metode ini sering digunakan untuk menghitung emisi tidak langsung yang sulit dilacak secara langsung.

Standar Pengukuran

Beberapa standar yang umum digunakan antara lain Greenhouse Gas Protocol dan ISO 14064. Standar-standar ini memberikan panduan terperinci mengenai pengumpulan data, pelaporan, serta verifikasi emisi gas rumah kaca.