Meskipun smart contract menawarkan banyak keunggulan, implementasinya dalam dunia bisnis masih menghadapi berbagai tantangan. Beberapa kendala utama meliputi aspek teknologi, regulasi, hingga penerimaan pasar.
Kendala Teknologi dan Adopsi
Smart contract membutuhkan infrastruktur blockchain yang handal serta tenaga ahli dalam pengembangan dan audit kode. Selain itu, proses integrasi dengan sistem existing di perusahaan kerap menjadi tantangan tersendiri.
Isu Regulasi dan Standarisasi
Regulasi yang belum seragam menjadi penghalang utama adopsi smart contract di berbagai negara. Standarisasi smart contract juga diperlukan agar dapat digunakan secara luas di berbagai sektor bisnis.
Prospek Masa Depan
Dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang semakin baik, smart contract diproyeksikan akan menjadi bagian integral dalam dunia bisnis. Potensi otomatisasi dan efisiensi yang ditawarkan menjadi daya tarik utama bagi perusahaan di masa depan.