Hari Jum'at, tanggal 3 Januari 2025, menjadi hari yang istimewa bagi saya dan istri. Kami mendapat kesempatan yang tak terduga untuk bertemu langsung dengan Bapak Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat. Pertemuan ini terjadi secara kebetulan, dan kami sangat bersyukur atas kesempatan berharga ini. Suasana pertemuan berlangsung hangat. Kesan pertama yang kami tangkap adalah penampilan beliau yang sederhana dan merakyat, namun tetap berwibawa.

Bersama Pak Uu Ruzhanul

Dalam pertemuan tersebut, Bapak Uu Ruzhanul Ulum memberikan ucapan selamat atas pengangkatan kami sebagai guru PPPK. Selain ucapan selamat, beliau juga memberikan nasihat yang sangat berharga bagi kami. Beliau menyarankan agar kami dapat menambah penghasilan dengan berdagang. Nasihat ini menunjukkan perhatian beliau terhadap kesejahteraan guru dan mendorong kami untuk lebih kreatif dalam meningkatkan taraf hidup. Beliau juga menasihatkan agar kami menyekolahkan anak kami di pesantren. Hal ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap pendidikan agama dan pembentukan karakter anak.

Bapak Uu Ruzhanul Ulum juga bercerita tentang Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Ruzhan yang beliau dirikan. Dengan bangga, beliau menyampaikan bahwa STAI Al Ruzhan telah berjalan selama empat tahun. Hal ini menunjukkan komitmen dan dededikasi beliau terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam. Kami sangat mengapresiasi upaya beliau dalam memajukan pendidikan di Jawa Barat. Beliau juga sempat bercerita tentang latar belakangnya sebagai seorang santri, yang membentuk kepribadiannya hingga saat ini.

Sekilas tentang Bapak Uu Ruzhanul Ulum:

Bapak Uu Ruzhanul Ulum adalah Wakil Gubernur Jawa Barat yang saat ini menjabat mendampingi Gubernur Ridwan Kamil. Beliau memulai masa jabatannya pada tahun 2018. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya selama dua periode, dari 2008 hingga 2018. Perjalanan karir beliau di pemerintahan menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat. Saat berjumpa dengan kami, beliau tampil santai dan merakyat, khas seorang santri, dengan peci putih bersih dan sarung yang rapi. Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan karir kami sebagai guru PPPK dan semoga kami dapat mengamalkan nasihat-nasihat beliau dengan sebaik-baiknya.