Siklus hidup Gymnospermae merupakan salah satu aspek penting yang membedakan kelompok ini dari tumbuhan lainnya. Siklus hidupnya memperlihatkan pergiliran keturunan antara fase sporofit dan gametofit, serta proses pembuahan yang unik.

Fase Sporofit dan Gametofit

Pada Gymnospermae, fase sporofit lebih dominan dan merupakan tumbuhan yang kita lihat sehari-hari. Fase gametofit berkembang di dalam organ reproduksi, yaitu strobilus jantan dan betina. Strobilus jantan menghasilkan serbuk sari, sedangkan strobilus betina menghasilkan bakal biji.

Penyerbukan dan Pembuahan

Proses penyerbukan pada Gymnospermae umumnya terjadi melalui angin (anemogami). Serbuk sari yang dihasilkan oleh strobilus jantan akan terbawa angin menuju strobilus betina, lalu terjadi pembuahan di dalam bakal biji. Setelah pembuahan, biji akan berkembang tanpa pelindung berupa buah.

Pentingnya Siklus Hidup Gymnospermae

Siklus hidup Gymnospermae memegang peranan penting dalam kelangsungan spesiesnya. Adaptasi terhadap lingkungan dan efisiensi penyerbukan melalui angin menjadi keunggulan kelompok tumbuhan ini, terutama di habitat dengan kondisi tanah yang kurang subur dan iklim yang ekstrem.