Serverless membawa perubahan signifikan dalam praktik DevOps. Dengan menghilangkan kebutuhan manajemen server tradisional, tim DevOps dapat fokus pada otomatisasi deployment, monitoring, dan pengujian aplikasi secara berkelanjutan.

Integrasi Serverless dengan DevOps

Serverless sangat mendukung praktik continuous integration (CI) dan continuous deployment (CD). Penggunaan pipeline otomatis memungkinkan kode yang ditulis untuk fungsi serverless dapat diuji dan dipublikasikan dengan cepat ke lingkungan produksi.

Alat DevOps untuk Serverless

Beberapa alat populer untuk DevOps serverless adalah Serverless Framework, AWS SAM, dan Terraform. Alat-alat ini membantu dalam mengelola infrastruktur sebagai kode (IaC) dan mempercepat proses pengembangan.

Tantangan DevOps di Era Serverless

Meskipun banyak keuntungan, DevOps di serverless juga menghadapi tantangan baru, seperti monitoring distributed functions, tracing, dan debugging. Oleh sebab itu, penggunaan alat observabilitas modern sangat direkomendasikan agar seluruh proses DevOps tetap terjaga kualitasnya.