Seren Taun adalah tradisi tahunan masyarakat Sunda yang dilaksanakan sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan harapan akan kesuburan tanah di masa mendatang. Upacara ini merupakan salah satu warisan budaya yang masih lestari di beberapa daerah, seperti Kampung Naga dan Kampung Sindang Barang.

Makna dan Tujuan

Seren Taun berasal dari kata 'seren' yang berarti menyerahkan dan 'taun' yang berarti tahun. Upacara ini dilakukan dengan menyerahkan hasil panen kepada pemuka adat sebagai simbol penyerahan hasil bumi kepada Sang Hyang Kersa atau Tuhan.

Prosesi Upacara

Rangkaian upacara Seren Taun meliputi arak-arakan hasil panen, ritual adat, pagelaran seni tradisional, dan doa bersama. Masyarakat juga mengenakan pakaian adat Sunda dan menyuguhkan berbagai makanan khas.

Pelestarian Tradisi

Hingga kini, Seren Taun masih dilaksanakan dengan meriah di beberapa kampung adat Sunda. Tradisi ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, menjaga kearifan lokal, dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.