Tangga nada diatonis memiliki sejarah panjang dalam perkembangan musik Barat. Sistem ini telah digunakan sejak zaman kuno dan terus berkembang hingga menjadi fondasi musik modern saat ini.

Asal Usul di Zaman Yunani Kuno

Pada masa Yunani Kuno, teori musik mulai mengenal tangga nada diatonis sebagai dasar dari skala musik. Para filsuf seperti Pythagoras mempelajari hubungan antara frekuensi nada dan interval, yang kemudian melahirkan sistem diatonis.

Perkembangan di Abad Pertengahan dan Renaisans

Pada abad pertengahan, tangga nada diatonis menjadi inti dalam musik gereja dan berkembang lebih lanjut melalui sistem modus. Di era Renaisans, penggunaan tangga nada diatonis semakin meluas dengan munculnya banyak karya musik polifonik.

Pengaruh hingga Musik Modern

Hingga kini, tangga nada diatonis tetap menjadi dasar utama dalam penulisan lagu dan teori musik. Banyak musisi dan komposer masih mengandalkan sistem ini dalam menciptakan karya-karya baru.