Sejarah Perkembangan Critical Thinking
Pemikiran kritis telah menjadi bagian penting dalam perkembangan filsafat sejak zaman kuno. Konsep ini telah dibahas oleh para filsuf seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles yang menekankan pentingnya dialog dan argumentasi logis dalam mencari kebenaran. Seiring waktu, critical thinking berkembang menjadi salah satu pilar utama dalam pendekatan ilmiah dan pendidikan modern.
Awal Mula di Dunia Barat
Pada masa Yunani kuno, Socrates dikenal dengan metode bertanyanya yang kini dikenal sebagai Metode Socrates. Ia menekankan pentingnya bertanya secara mendalam untuk mengevaluasi klaim dan keyakinan yang ada. Ide-ide ini kemudian diadopsi dan dikembangkan oleh Plato dan Aristoteles.
Perkembangan di Era Modern
Pada abad ke-17 hingga ke-19, critical thinking mulai diintegrasikan dalam metode ilmiah oleh tokoh-tokoh seperti Francis Bacon dan René Descartes. Mereka menekankan pentingnya keraguan dan pembuktian dalam memperoleh pengetahuan yang valid.
Kontribusi dalam Dunia Pendidikan
Pada abad ke-20, critical thinking mulai diterapkan secara luas dalam kurikulum pendidikan, terutama di negara-negara Barat. Guru dan dosen didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa agar mampu menghadapi tantangan masyarakat yang semakin kompleks.