Sejarah Belajar Tuntas
Belajar Tuntas telah menjadi salah satu paradigma penting dalam dunia pendidikan sejak pertengahan abad ke-20. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Benjamin S. Bloom, seorang pakar pendidikan asal Amerika Serikat, pada tahun 1968.
Perkembangan Awal
Pada awalnya, Bloom mengembangkan teori ini berdasarkan pengamatannya bahwa setiap siswa dapat mencapai penguasaan penuh terhadap materi pelajaran jika diberikan waktu dan bantuan yang cukup. Inilah yang melahirkan istilah "Mastery Learning" atau Belajar Tuntas.
Implementasi di Berbagai Negara
Seiring waktu, berbagai negara mulai mengadopsi konsep ini dalam sistem sekolah mereka. Di Indonesia, Belajar Tuntas mulai dikenal sejak diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi pada awal tahun 2000-an.
Kontribusi terhadap Pendidikan Modern
Belajar Tuntas telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan metode pembelajaran yang berorientasi pada hasil. Pendekatan ini juga mendorong penggunaan evaluasi formatif serta remediasi sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.