Prinsip-Prinsip Belajar Tuntas
Dalam penerapannya, Belajar Tuntas memiliki sejumlah prinsip dasar yang membedakannya dari pendekatan pembelajaran tradisional. Prinsip-prinsip ini dirancang untuk memastikan seluruh peserta didik mencapai penguasaan penuh atas kompetensi yang ditetapkan.
Prinsip Individualisasi
Salah satu prinsip utama adalah individualisasi, yakni memperhatikan perbedaan kemampuan, kecepatan, dan gaya belajar siswa. Pendekatan ini memungkinkan setiap siswa memperoleh waktu yang cukup untuk memahami materi pelajaran.
Evaluasi Berkelanjutan
Belajar Tuntas menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan sebagai alat untuk memonitor kemajuan siswa. Evaluasi formatif dilakukan secara berkala untuk mengetahui sejauh mana siswa telah menguasai kompetensi tertentu.
Remediasi dan Pengayaan
Jika ditemukan siswa yang belum tuntas, maka guru wajib memberikan remediasi atau pembelajaran tambahan. Sebaliknya, siswa yang telah tuntas diberikan pengayaan agar tetap termotivasi dalam belajar.