Dalam dunia pemrograman, polimorfisme merupakan konsep kunci dalam paradigma pemrograman berorientasi objek. Konsep ini memungkinkan objek dari kelas yang berbeda untuk diperlakukan sebagai objek dari kelas induk yang sama. Dengan demikian, satu antarmuka dapat digunakan untuk berbagai implementasi yang berbeda.

Pengertian Polimorfisme

Polimorfisme secara harfiah berarti 'banyak bentuk'. Dalam konteks pemrograman, hal ini berarti objek dapat mengambil banyak bentuk atau perilaku. Misalnya, sebuah metode yang sama dapat berperilaku berbeda tergantung pada objek yang menjalankannya.

Jenis-jenis Polimorfisme

Ada dua jenis utama polimorfisme dalam pemrograman: polimorfisme waktu kompilasi (compile-time) dan polimorfisme waktu eksekusi (runtime). Polimorfisme waktu kompilasi biasanya diwujudkan melalui overloading, sedangkan runtime melalui overriding dan penggunaan pewarisan.

Manfaat Polimorfisme

Polimorfisme meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan pengelolaan kode. Dengan menggunakan konsep ini, pengembang dapat membuat kode yang lebih modular, mudah diperluas, dan mudah dirawat.