Choanae berkembang sejak tahap awal embriogenesis pada vertebrata. Perkembangan struktur ini sangat penting karena menentukan kelancaran jalur napas setelah kelahiran.

Proses Pembentukan Choanae

Pada awalnya, rongga hidung dan rongga mulut pada embrio dipisahkan oleh membran nasobukal. Seiring pertumbuhan, membran ini akan menghilang sehingga terbentuklah choanae sebagai saluran penghubung antara rongga hidung dan faring.

Kelainan Perkembangan

Gangguan dalam proses ini dapat menyebabkan kelainan bawaan seperti atresia choanae atau fistula. Kelainan tersebut dapat dideteksi melalui pemeriksaan prenatal menggunakan teknik ultrasonografi dan MRI janin.

Faktor Genetik dan Lingkungan

Perkembangan choanae dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, termasuk infeksi ibu hamil atau paparan zat teratogenik. Studi mengenai perkembangan embriologi choanae terus dilakukan untuk memahami mekanisme dan mencegah kelainan bawaan pada saluran pernapasan.