Elektromagnet dan magnet permanen merupakan dua jenis magnet yang memiliki karakteristik berbeda. Kedua jenis magnet ini digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi, namun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemahaman mengenai perbedaan keduanya penting dalam pemilihan alat atau perangkat yang sesuai.

Sifat Magnetik

Magnet permanen memiliki sifat magnetik yang tetap, di mana medan magnetnya tidak bergantung pada sumber energi eksternal. Sementara itu, elektromagnet hanya menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik, dan kekuatannya dapat diatur.

Penggunaan dan Aplikasi

Elektromagnet lebih fleksibel karena dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai kebutuhan. Ini sangat berguna dalam aplikasi seperti relai, motor listrik, dan kereta maglev. Magnet permanen lebih sering digunakan pada speaker, kompas, dan alat penunjuk arah.

Material Penyusun

Magnet permanen biasanya terbuat dari ferit, neodymium, atau alnico, sedangkan elektromagnet menggunakan inti besi lunak yang dililit kawat tembaga. Material penyusun ini mempengaruhi kekuatan dan karakteristik medan magnet yang dihasilkan.