Trigliserida merupakan bentuk utama penyimpanan energi dalam tubuh makhluk hidup, terutama pada manusia. Molekul ini sangat efisien dalam menyimpan energi karena memiliki kepadatan energi yang tinggi dibandingkan dengan glikogen.

Mekanisme Penyimpanan

Setelah makanan dicerna, kelebihan kalori dari karbohidrat, protein, atau lemak akan diubah menjadi trigliserida di hati. Trigliserida kemudian disimpan di dalam jaringan adiposa sebagai cadangan energi jangka panjang.

Pemanfaatan Energi

Ketika tubuh memerlukan energi, trigliserida akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol melalui proses lipolisis. Asam lemak ini dapat dioksidasi dalam mitokondria untuk menghasilkan ATP, sedangkan gliserol dapat digunakan dalam glukoneogenesis.

Keunggulan Trigliserida sebagai Cadangan Energi

Trigliserida menyimpan energi dalam jumlah besar dengan volume yang lebih kecil dibandingkan glikogen. Selain itu, penyimpanan trigliserida juga membantu melindungi organ vital dan menjaga suhu tubuh.