Ragi tempe memiliki masa simpan tertentu yang harus diperhatikan agar kualitasnya tetap terjaga saat digunakan dalam pembuatan tempe. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan ragi kehilangan daya fermentasi atau bahkan terkontaminasi mikroorganisme berbahaya. Oleh karena itu, penanganan ragi tempe memerlukan perhatian khusus.

Cara Penyimpanan

Ragi tempe sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Wadah penyimpanan harus kedap udara untuk mencegah masuknya uap air dan kontaminasi mikroba dari lingkungan sekitar. Suhu penyimpanan yang ideal adalah antara 4–10°C, misalnya di dalam lemari pendingin.

Masa Simpan Ragi

Masa simpan ragi tempe bervariasi tergantung pada bentuk dan cara pengemasannya. Ragi tempe bubuk umumnya dapat bertahan hingga 6–12 bulan jika disimpan dengan benar. Namun, ragi cair memiliki masa simpan yang lebih pendek, sekitar 1–2 bulan. Selalu periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan sebelum digunakan.

Tanda Ragi Tempe Tidak Layak Pakai

Ragi tempe yang sudah tidak layak pakai biasanya ditandai dengan perubahan warna, bau tidak sedap, atau munculnya jamur lain selain Rhizopus. Menggunakan ragi yang kadaluwarsa dapat menyebabkan fermentasi gagal dan tempe menjadi tidak layak konsumsi.