Uap air adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah di dunia. Jumlah uap air di atmosfer menentukan tingkat kelembapan, pembentukan awan, dan potensi terjadinya hujan. Tanpa uap air, variasi cuaca di Bumi akan jauh lebih terbatas.

Kelembapan Udara

Kelembapan udara adalah ukuran jumlah uap air yang terkandung di udara. Kelembapan yang tinggi biasanya membuat udara terasa panas dan gerah, sedangkan kelembapan yang rendah membuat udara terasa kering.

Pembentukan Hujan dan Badai

Ketika udara yang mengandung uap air naik dan mendingin, uap air akan mengalami kondensasi membentuk awan dan akhirnya hujan. Uap air yang banyak juga menjadi bahan bakar utama bagi terbentuknya badai dan sistem cuaca ekstrem lainnya.

Peran dalam Fenomena Cuaca Ekstrem

Perubahan jumlah uap air di atmosfer dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas fenomena cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, banjir, dan kekeringan. Oleh karena itu, pemantauan uap air sangat penting dalam prakiraan cuaca.