Aktivitas jantung sangat dipengaruhi oleh sistem saraf otonom, khususnya oleh sistem saraf simpatik dan parasimpatik. Kedua sistem ini memiliki efek yang berlawanan terhadap fungsi jantung dan bekerjasama untuk menjaga denyut jantung tetap dalam batas normal.

Peran Simpatik pada Jantung

Sistem saraf simpatik meningkatkan denyut dan kekuatan kontraksi jantung melalui pelepasan neurotransmiter seperti norepinefrin. Hal ini penting saat tubuh membutuhkan suplai darah yang lebih banyak, misalnya saat olahraga atau stres.

Peran Parasimpatik pada Jantung

Sistem saraf parasimpatik, melalui saraf vagus, menurunkan denyut jantung dan mengurangi kekuatan kontraksi. Efek ini membantu tubuh untuk beristirahat dan menghemat energi.

Implikasi Klinis

Ketidakseimbangan antara aktivitas simpatik dan parasimpatik dapat menyebabkan gangguan irama jantung atau aritmia, yang berpotensi membahayakan kesehatan.