Dalam bidang analisis kimia, oksidator digunakan untuk menentukan kandungan zat tertentu melalui reaksi kimia. Oksidator memungkinkan pengukuran dengan cara titrasi redoks, yang merupakan salah satu teknik analisis kuantitatif yang penting.

Titrasi Redoks

Titrasi redoks menggunakan oksidator seperti kalium permanganat sebagai titran untuk mengoksidasi zat yang dianalisis. Perubahan warna selama titrasi menjadi indikator titik akhir reaksi.

Identifikasi Senyawa Kimia

Oksidator juga digunakan untuk mengidentifikasi senyawa berdasarkan reaksi spesifik mereka. Misalnya, hidrogen peroksida dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan ion besi(II) melalui perubahan warna.

Keunggulan Penggunaan Oksidator

Penggunaan oksidator dalam analisis kimia meningkatkan keakuratan dan sensitivitas pengujian. Namun, kehati-hatian diperlukan karena beberapa oksidator dapat bereaksi tak terduga dengan senyawa tertentu.