Netrofil memiliki peran yang sangat penting dalam melawan infeksi, khususnya infeksi bakteri. Perubahan jumlah dan fungsi netrofil sering dijadikan indikator diagnostik berbagai penyakit. Pemeriksaan netrofil merupakan salah satu bagian penting dalam evaluasi kondisi pasien di laboratorium klinis.

Netrofil pada Infeksi Bakteri

Pada infeksi bakteri akut, jumlah netrofil di dalam darah biasanya meningkat (neutrofilia) sebagai respons terhadap infeksi. Netrofil akan bermigrasi ke lokasi infeksi dan melakukan fagositosis terhadap bakteri.

Netrofil pada Penyakit Non-Infeksi

Selain infeksi, jumlah netrofil juga dapat berubah pada kondisi non-infeksi seperti infark miokard, stres, atau proses inflamasi lain. Beberapa penyakit autoimun juga dapat mempengaruhi jumlah dan fungsi netrofil.

Pemeriksaan Laboratorium Netrofil

Pemeriksaan jumlah dan morfologi netrofil dilakukan melalui pemeriksaan darah lengkap. Hasil pemeriksaan ini dapat membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan penanganan penyakit yang mendasari.