Montessori dikenal sebagai salah satu metode pendidikan yang sangat mendukung pembelajaran inklusif. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak dengan berbagai latar belakang dan kebutuhan belajar dapat berkembang bersama di dalam satu kelas.

Awal Mula Montessori untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Maria Montessori awalnya mengembangkan metodenya untuk membantu anak berkebutuhan khusus. Ia percaya setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui lingkungan yang tepat dan pembelajaran yang bersifat individual.

Penyesuaian Bahan dan Aktivitas

Dalam pembelajaran inklusif, bahan Montessori dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Guru juga memberikan dukungan tambahan agar setiap anak merasa diterima dan mampu mencapai kemajuan sesuai dengan kemampuannya.

Dukungan untuk Keragaman Belajar

Montessori menekankan pada individualisasi dan pengakuan terhadap keragaman gaya belajar anak. Nilai inklusi ini menjadikan Montessori relevan bagi pendidikan modern yang menekankan kesetaraan dan akses pendidikan bagi semua anak.