Microkernel adalah arsitektur kernel yang bertujuan untuk meminimalkan fungsionalitas yang berjalan di dalam kernel. Konsep ini muncul sebagai respons atas kompleksitas dan kerentanan monolithic kernel, dengan memindahkan sebagian besar layanan sistem operasi ke ruang pengguna.

Prinsip Dasar Microkernel

Dalam microkernel, hanya fungsi-fungsi dasar seperti manajemen memori, penjadwalan proses, dan komunikasi antar proses yang dijalankan di kernel space. Layanan lain seperti manajemen file system dan driver perangkat dipindahkan ke user space, sehingga meningkatkan stabilitas dan keamanan.

Keunggulan Microkernel

Dengan membatasi fungsionalitas di dalam kernel, microkernel menawarkan keunggulan dalam hal keamanan dan keandalan sistem. Jika salah satu layanan di user space mengalami kegagalan, sistem inti tetap berjalan stabil. Microkernel juga memudahkan pengembangan dan pemeliharaan sistem operasi.

Contoh Sistem Operasi Microkernel

Beberapa contoh sistem operasi yang mengimplementasikan microkernel adalah Minix, QNX, dan Mach. Meskipun performanya sering kali lebih rendah dibandingkan monolithic kernel, microkernel tetap menjadi pilihan untuk sistem dengan kebutuhan keamanan tinggi.