Ligamen pada bahu memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sendi bahu yang sangat fleksibel. Sendi bahu dikenal sebagai sendi yang memiliki jangkauan gerak paling luas di tubuh manusia, sehingga rentan terhadap cedera jika ligamennya tidak berfungsi optimal.

Struktur Ligamen Bahu

Beberapa ligamen utama pada bahu meliputi ligamen korakoakromial, ligamen korakohumeral, dan ligamen glenohumeral. Ligamen-ligamen ini menghubungkan tulang skapula, klavikula, dan humerus untuk menjaga agar sendi tetap stabil saat bergerak.

Fungsi Ligamen Bahu

Ligamen pada bahu berfungsi membatasi pergerakan berlebihan dan mencegah terjadinya dislokasi bahu. Selain itu, ligamen juga membantu menstabilkan kepala humerus pada rongga glenoid skapula saat melakukan aktivitas seperti mengangkat dan melempar.

Cedera Ligamen Bahu

Cedera pada ligamen bahu dapat berupa keseleo hingga robekan. Penanganan cedera bahu meliputi istirahat, fisioterapi, dan pada kasus berat, tindakan bedah. Pemulihan sendi bahu membutuhkan waktu dan latihan khusus agar fungsinya kembali optimal.