Kloning pada Hewan
Kloning pada hewan adalah teknik menghasilkan hewan yang secara genetik identik dengan induknya. Penelitian kloning hewan telah berkembang pesat sejak keberhasilan Domba Dolly, dan kini diterapkan pada berbagai spesies seperti sapi, kambing, kuda, dan anjing. Kloning hewan memiliki peran penting dalam bidang peternakan, penelitian medis, serta pelestarian satwa langka.
Proses Kloning Hewan
Proses kloning hewan umumnya menggunakan metode transfer inti sel somatik (SCNT), di mana inti sel tubuh hewan donor dimasukkan ke dalam sel telur penerima yang telah dihilangkan inti aslinya. Embrio kemudian dikembangkan dan ditanamkan ke rahim induk pengganti.
Manfaat Kloning Hewan
Kloning menyediakan cara untuk memperbanyak hewan ternak unggul secara cepat dan efisien. Selain itu, kloning juga digunakan untuk melestarikan spesies yang terancam punah, serta memproduksi hewan model untuk penelitian penyakit manusia dan uji obat baru.
Isu Etika dan Tantangan Teknologi
Kloning hewan masih menuai kontroversi, terutama terkait kesejahteraan hewan, tingkat keberhasilan rendah, dan kemungkinan kelainan genetik. Banyak kalangan menyerukan regulasi dan evaluasi ketat sebelum teknologi ini diterapkan secara luas.