Klasifikasi Lichen
Lichen merupakan kelompok organisme yang sulit untuk diklasifikasikan karena merupakan hasil simbiosis antara dua organisme berbeda. Oleh karena itu, klasifikasi lichen tidak didasarkan pada sistem taksonomi konvensional seperti pada tumbuhan atau hewan.
Berdasarkan Morfologi
Lichen dikategorikan berdasarkan bentuk morfologinya menjadi tiga tipe utama: lichen crustose (berkerak), foliose (berdaun), dan fruticose (berbentuk semak). Setiap tipe memiliki ciri khas yang membedakan satu sama lain dalam hal bentuk dan penempelan pada substrat.
Klasifikasi Berdasarkan Partner Simbiotik
Selain berdasarkan bentuk, klasifikasi juga bisa didasarkan pada jenis partner fotosintetiknya, yaitu apakah alga hijau atau cyanobacteria yang menjadi mitra jamur. Hal ini berpengaruh pada warna dan kemampuan bertahan di lingkungan tertentu.
Sistem Nomenklatur
Dalam nomenklatur ilmiah, lichen biasanya dinamai berdasarkan komponennya yang paling dominan, yaitu jamur. Nama genus dan spesies lichen mengacu pada jamur, sedangkan partner fotosintetiknya disebut sebagai "photobiont".