Kemotropisme merupakan salah satu bentuk tropisme yang terjadi pada tumbuhan, yaitu gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh zat kimia di lingkungan sekitarnya. Gerak ini bisa bersifat positif atau negatif, tergantung pada arah pertumbuhan bagian tumbuhan terhadap sumber zat kimia. Fenomena ini sering diamati pada akar dan organ reproduktif tumbuhan.

Mekanisme Kemotropisme

Pada kemotropisme, reseptor kimia yang terdapat pada permukaan sel tumbuhan akan menangkap sinyal kimia tertentu. Sinyal ini kemudian diubah menjadi rangsangan yang memicu pertumbuhan sel ke arah sumber zat kimia (kemotropisme positif) atau menjauhinya (kemotropisme negatif). Proses ini erat kaitannya dengan perubahan konsentrasi hormon tumbuhan seperti auksin.

Peran Kemotropisme dalam Kehidupan Tumbuhan

Kemotropisme sangat penting dalam proses pertumbuhan akar yang mencari nutrisi dan air di dalam tanah. Selain itu, proses pembuahan pada tumbuhan berbunga juga melibatkan kemotropisme, di mana tabung serbuk sari tumbuh menuju ovulum dipandu oleh zat kimia tertentu.

Contoh Kemotropisme

Contoh nyata dari kemotropisme dapat ditemukan pada pertumbuhan akar Zea mays (jagung) yang tumbuh ke arah larutan nutrisi. Selain itu, proses fertilisasi pada Angiospermae juga merupakan contoh kemotropisme positif.