Dalam sel eukariotik, heterokromatin dapat diklasifikasikan menjadi dua tipe utama, yaitu heterokromatin konstitutif dan heterokromatin fakultatif. Klasifikasi ini didasarkan pada stabilitas dan fungsi bagian-bagian kromatin tersebut.

Heterokromatin Konstitutif

Heterokromatin konstitutif adalah bagian kromatin yang selalu berada dalam keadaan terpadatkan dan tidak aktif secara transkripsi. Contoh utamanya adalah daerah di sekitar sentromer dan telomer, yang berfungsi untuk menjaga stabilitas kromosom dan mencegah kehilangan informasi genetik.

Heterokromatin Fakultatif

Sebaliknya, heterokromatin fakultatif memiliki kemampuan untuk berubah menjadi eukromatin aktif tergantung pada kebutuhan sel. Contoh paling terkenal adalah kromosom X inaktif pada mamalia betina, yang dikenal sebagai badan Barr.

Peran dan Implikasi Biologis

Perbedaan antara kedua jenis heterokromatin ini penting dalam pengaturan ekspresi gen dan perkembangan organisme. Studi lanjut mengenai heterokromatin dapat membantu memahami mekanisme epigenetik dan penyakit terkait gangguan regulasi kromatin.