Isoterm BET (Brunauer-Emmett-Teller) adalah model isoterm adsorpsi yang digunakan untuk menjelaskan adsorpsi multilayer pada permukaan padatan. Model ini merupakan pengembangan dari model Langmuir dan sangat penting dalam analisis permukaan material.

Sejarah dan Teori BET

Model BET dikembangkan oleh Stephen Brunauer, Paul Emmett, dan Edward Teller pada tahun 1938. Model ini mengasumsikan bahwa molekul dapat membentuk lebih dari satu lapisan pada permukaan adsorben, sehingga cocok untuk menggambarkan adsorpsi fisik (fisioadsorpsi) pada permukaan yang luas.

Persamaan BET

Persamaan BET digunakan untuk menghitung luas permukaan spesifik suatu material berdasarkan data adsorpsi gas, biasanya nitrogen pada suhu rendah. Persamaan ini menjadi standar dalam karakterisasi material berpori seperti zeolit dan silika gel.

Aplikasi dalam Ilmu Material

Analisis isoterm BET sangat penting dalam pengembangan katalis, adsorben, dan material penyimpan gas. Dengan mengetahui luas permukaan spesifik, para peneliti dapat mengoptimalkan kinerja material dalam berbagai aplikasi industri dan lingkungan.